Dalam Reses Di Suka Jawa, Munir Jelaskan Pentingnya Manfaat PIP Bagi Siswa Kurang Mampu

Detiknarasi Lamteng — Kepala Kampung  Suka Jawa, Very Johanes, hadiri kegiatan Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis buku rekening bagi Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Acara tersebut digelar pada Reses Tahap Empat Anggota DPRD Provinsi Lampung di SMA Darul Arafah, Kecamatan Bumi ratu Nuban, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para siswa, orang tua, serta perangkat kampung yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai mekanisme penyaluran PIP. Kehadiran Kakam Suka Jawa disambut antusias oleh masyarakat yang berharap program ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Munir Abdul Haris, S.Sos.I, menjelaskan pentingnya pemanfaatan PIP bagi siswa kurang mampu. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan akses pendidikan yang lebih merata di wilayah Lampung Tengah.

Penyerahan buku rekening PIP secara simbolis diberikan kepada sejumlah KPM sebagai tanda dimulainya proses pencairan bantuan. Para penerima manfaat diimbau untuk menggunakan bantuan sesuai kebijakan, yakni untuk keperluan pendidikan siswa.

Kepala Kampung Suka Jawa, Very Johanes, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi PIP sangat membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai penerima bantuan pendidikan.

Pada momentum tersebut, Very Johanes juga menyampaikan usulan pembangunan Balai Kampung Suka Jawa kepada Anggota DPRD Provinsi Lampung. Ia berharap aspirasi tersebut dapat direalisasikan demi menunjang kegiatan masyarakat dan pelayanan administrasi kampung.

Usulan pembangunan balai kampung ini dinilai penting mengingat fasilitas yang ada saat ini belum memadai untuk menampung berbagai kegiatan sosial dan pemerintahan desa. Masyarakat juga mendukung penuh rencana tersebut.

Selain itu, warga Suka Jawa turut menyampaikan harapan agar pemerintah daerah maupun provinsi dapat memberikan tambahan beasiswa bagi siswa kurang mampu yang belum terfasilitasi program PIP. Menurut mereka, masih banyak pelajar berprestasi yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Munir Abdul Haris menyatakan akan mengawal setiap masukan dari masyarakat, termasuk kebutuhan beasiswa tambahan serta pembangunan fasilitas kampung. Ia mengaku siap memperjuangkannya dalam pembahasan anggaran daerah.

Kegiatan reses ditutup dengan dialog interaktif antara warga, perangkat kampung, dan anggota dewan. Masyarakat berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan pendidikan dan pembangunan Kampung Suka Jawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *