Aksi Nyata ARUN Bantu Yatim Kurung di Terusan Nunyai

Detiknarasi Terusan Nunyai — Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum terbaik untuk melipatgandakan kebaikan dan mempererat kepedulian sosial. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Kecamatan Terusan Nunyai menggelar program kemanusiaan yang menyentuh hati, yakni penyaluran sedekah bagi para “yatim kurung” sebutan bagi anak-anak yang masih dalam kandungan namun telah ditinggal wafat oleh ayahnya serta kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.

Program ini difokuskan untuk membantu para ibu hamil yang berstatus janda, yang saat ini belum memiliki penghasilan karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk bekerja. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban mereka, khususnya dalam mempersiapkan persalinan dan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, ARUN Terusan Nunyai menyalurkan sebanyak 200 paket takjil kepada masyarakat. Selain itu, tim juga melakukan kunjungan langsung ke kediaman penerima manfaat, guna memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada sore hari, yang diawali dengan pembagian takjil dan nasi padang kepada masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh anggota ARUN Terusan Nunyai.

Ketua ARUN Terusan Nunyai, Agus Waluyo, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap kekompakan para anggota dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut. Ia menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga ARUN Kabupaten Lampung Tengah, Bahtiar Rifai, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan positif di wilayah tersebut, khususnya di Kecamatan Terusan Nunyai.Rabu,(18/03/2026).

Adapun penerima manfaat dalam program ini adalah anak yatim kurung bernama Alfarezi Kavindra Aiwin dan Miziana Bella Nazira, dengan ibu bernama Rini Anggraeni.

Dalam kegiatan tersebut, juga tersirat pesan mendalam tentang ketulusan doa anak yatim. Doa mereka lahir dari hati yang bersih dan penuh harap, tanpa kepura-puraan, sehingga diyakini memiliki kekuatan besar di sisi Allah SWT.

Usai berbuka puasa, tim langsung bergerak menuju wilayah Prokimal untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada para penerima, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.

Hingga saat ini, donasi yang berhasil dihimpun dalam aksi bertajuk “Akhir Ramadan Berkah” bersama ARUN Terusan Nunyai telah mencapai Rp1.410.000. Seluruh dana tersebut disalurkan dalam bentuk paket takjil, hidangan buka puasa bergizi, serta santunan tunai bagi yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, khususnya dalam memaknai keberkahan bulan suci Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *