Detiknarasi GUNUNG SUGIH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah akan melepas salah satu jaksa terbaiknya. Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Alfa Dera, mendapat amanah baru untuk bertugas di Kejari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selama bertugas di Lampung Tengah, Alfa Dera dikenal sebagai sosok jaksa yang tak hanya tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga humanis dalam pendekatan. Perpaduan itu menjadikannya figur yang dekat dengan masyarakat sekaligus disegani dalam tugas.
Prestasi kinerjanya pun terbilang gemilang. Di bawah kepemimpinannya, bidang intelijen Kejari Lampung Tengah berhasil meraih peringkat pertama kinerja terbaik se-Provinsi Lampung dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.
Capaian tersebut menegaskan kapasitasnya sebagai jaksa yang progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya di bidang teknologi informasi.
Menariknya, di balik ketegasannya, Alfa Dera memiliki sisi pembinaan yang kuat. Ia dikenal sebagai “abang asuh” bagi sejumlah mantan narapidana kasus peretasan (hacker). Mereka dirangkul dan dibimbing untuk memanfaatkan kemampuan digital ke arah positif, termasuk mendorong pengembangan usaha berbasis teknologi.
“Penegakan hukum bukan hanya soal menghukum, tetapi juga membina,” menjadi prinsip yang kerap ia pegang dalam menjalankan tugas.
Namun demikian, sikap humanis tersebut tidak mengurangi ketegasannya terhadap pelaku kejahatan, khususnya tindak pidana korupsi dan penipuan. Dera dikenal memiliki insting intelijen yang tajam dalam memburu buronan.
Pengalamannya saat bertugas di Kejari Depok dan tergabung dalam Tim Satgas 53 membuktikan hal itu. Ia terlibat dalam pengungkapan sejumlah kasus besar, termasuk jaringan jaksa gadungan lintas daerah yang merugikan korban hingga miliaran rupiah.
Di Lampung Tengah, kiprahnya juga terlihat dari keberhasilan mengamankan sejumlah buronan kasus korupsi yang sempat melarikan diri ke berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.
Tak hanya fokus pada penindakan, Alfa Dera juga aktif membangun pendekatan sosial. Ia menjalin komunikasi terbuka dengan media dan LSM, serta turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan, termasuk program Petani Binaan Adhyaksa dan panen raya bersama warga.
Pendekatan tersebut dinilai mampu mendekatkan institusi penegak hukum dengan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik.
Kini, Alfa Dera akan menghadapi tantangan baru di Lombok Tengah. Wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan strategis pariwisata nasional, dengan keberadaan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid dan kawasan Mandalika yang mendunia.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki, kehadiran Alfa Dera diharapkan mampu memperkuat penegakan hukum serta menjaga stabilitas di kawasan yang memiliki dinamika tinggi, baik dari sisi investasi maupun aktivitas internasional.
















