Detiknarasi Lampung Tengah — Dugaan penyelewengan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SD Negeri 1 Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Oknum Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah diduga menyelewengkan sejumlah anggaran BOS selama menjabat, sehingga memicu sorotan dari Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung Tengah.
Kecurigaan tersebut menguat saat wartawan detiknarasi.com berupaya melakukan konfirmasi terkait penggunaan anggaran dana BOS. Namun hingga berita ini diterbitkan, Plt Kepala SDN 1 Bandar Sakti memilih bungkam dan enggan memberikan penjelasan, seolah tidak ingin pengelolaan anggaran tersebut diketahui publik.
Informasi yang dihimpun dari salah satu narasumber menyebutkan kuat dugaan penggunaan anggaran tidak berjalan sebagaimana mestinya. Narasumber lainnya juga mengungkapkan masih adanya pungutan terhadap wali murid, sementara di sisi lain sejumlah bangunan dan fasilitas sekolah terlihat rusak namun terkesan diabaikan tanpa perbaikan.
“Itu cek aja bangunan gedung sekolahnya ,banyak yang rusak tapi tidak diperbaiki,” Ujar salah satu narasumber berinisial FNR
“Coba masuk aja kesekolahnya konfirmasi ke Plt Kepala Sekolahnya terkait penggunaan anggaran dana BOS sekolah itu,”pintanya kepada detiknarasi.com .
Ketertutupan tersebut menuai sorotan dari Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung Tengah, Joe. Ia menyayangkan sikap Plt kepala sekolah yang dinilai tidak transparan terhadap penggunaan anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat melalui dana BOS.
“Dengan sikap diamnya tersebut tentu menimbulkan pertanyaan besar di tengah publik, mengapa tidak memberikan penjelasan terkait penggunaan anggaran yang dikelola,” ujar Joe, Rabu (18/3/2026).
Joe menegaskan, prinsip transparansi dalam pengelolaan anggaran negara merupakan kewajiban sebagaimana diamanatkan dalam keterbukaan informasi publik. Dana BOS yang bersumber dari APBN maupun APBD harus dikelola secara terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, bukan justru ditutup-tutupi. Ia juga memastikan akan menindaklanjuti persoalan ini kepada instansi terkait agar penggunaan anggaran BOS di sekolah tersebut dapat segera diperiksa.
“Jangan anggap remeh , karena ini menyangkut anggaran dari pemerintah,dan saya pastikan akan tindaklanjuti persoalan ini agar oknum Plt tersebut segera diperiksa,”tutupnya.
















